Posts

PROSPEK PERKEMBANGAN INDUSTRI BAJA LAPIS SENG, SENG ALUMINIUM DAN TIN PLATE DI INDONESIA, 2008

Sejak krisis ekonomi di akhir tahun 1990-an yang memberi tekanan berat dan berkepanjangan kepada industri metal coating di Indonesia, recovery pasar metal coating tidak terjadi dalam satu-dua tahun. Industri ini mengalami kesulitan likuiditas serius. Sebagian terpaksa berhenti beroperasi, setidaknya untuk sementara. Beberapa perusahaan melakukan merger/akuisisi dalam rangka efisiensi. Langkah lainnya, mencoba meningkatkan penetrasi ke pasar ekspor, terutama oleh produsen-produsen yang tergolong besar. Mulai bergairahnya kembali sektor konstruksi dan property serta industri manufactur yang memakai coating steel sheet untuk casing/body seperti otomotif dan lemari pendingin belakangan ini, maka pada tahun 2004 produksi GI sheet sudah mencapai 460.500 ton. Berarti sudah menyamai kondisi pra krisis. Bahkan tahun 2005 produksinya telah melampaui tahun 1997, yaitu sekitar 522 ribu ton. Hingga 2007 sejalan dengan membaiknya daya beli masyarakat, produksi GI sheet nasional sudah mencapai 5...

Industri Baja Terganjal Aturan

JAKARTA – Regulasi yang tertuang dalam Permenkeu No 23/PMK.011/2011 tentang Pengenaan Bea Masuk Antidumping terhadap Impor Hot Rolled Coil (baja canai panas) dari Republik Korea dan Malaysia dapat mengganggu kinerja industri hilir baja nasional. Apalagi sekarang ini industri baja masih menggantungkan 30 persen bahan bakunya pada impor. Wakil Ketua Komite Tetap Standardisasi dan Mutu Produk Kadin Nugraha Soekmawidjaja mengatakan, Permenkeu tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah mendorong pertumbuhan industri baja domestik melalui mekanisme domestic market obligation (DMO). Di sisi lain, Permenkeu ini juga berpotensi menurunkan kinerja sektor hilir dan sektor pengguna produk baja yang masih bergantung pada impor. “Pemerintah telah menetapkan harmonized system (pos tarif ) yang masih dibuat terlalu umum. Dengan mekanisme tersebut, tidak ada pembedaan perlakuan antara produk yang bisa dibuat di dalam negeri dan yang harus diimpor,” kata Nugraha. Menurutnya, dengan mekanisme yang t...

Implikasi ASEAN – China Free Trade Area (ACFTA) Terhadap Hukum Investasi di Indonesia

Pendahuluan Sebuah terobosan yang dilakukan oleh komunitas masyarakat regional yang pada akhirnya terealisasi dalam bentuk komunitas perdagangan bebas, yakni antara negara-negara yang tergabung di ASEAN dengan China, melalui perjanjian ASEAN-China Free Trade Area (ACFTA). ACFTA ini menimbulkan suatu perkembangan baru pada kegiatan perdagangan internasional, terutama pada kawasan Asia Tenggara. Kesiapan menyambut dampak positif dan negatif dari terselenggaranya ACFTA menjadi problematika tersendiri yang menarik untuk dicermati, terutama di negara Indonesia sebagai salah satu subyek hukum internasional yang memiliki potensi comparative advantage. Investasi ke dalam dan ke luar negeri dalam konteks ACFTA merupakan peluang yang memiliki dua sisi yang berlawanan, menjanjikan dan/atau justru merugikan. Indonesia dengan segala potensinya diperhadapkan pada sebuah tantangan untuk dapat bertahan dan meningkatkan posisinya di kancah perdagangan dan investasi. Namun, bagi masyarakat di Indonesia,...

Implikasi ASEAN – China Free Trade Area (ACFTA) Terhadap Hukum Investasi di Indonesia

Pendahuluan Sebuah terobosan yang dilakukan oleh komunitas masyarakat regional yang pada akhirnya terealisasi dalam bentuk komunitas perdagangan bebas, yakni antara negara-negara yang tergabung di ASEAN dengan China, melalui perjanjian ASEAN-China Free Trade Area (ACFTA). ACFTA ini menimbulkan suatu perkembangan baru pada kegiatan perdagangan internasional, terutama pada kawasan Asia Tenggara. Kesiapan menyambut dampak positif dan negatif dari terselenggaranya ACFTA menjadi problematika tersendiri yang menarik untuk dicermati, terutama di negara Indonesia sebagai salah satu subyek hukum internasional yang memiliki potensi comparative advantage. Investasi ke dalam dan ke luar negeri dalam konteks ACFTA merupakan peluang yang memiliki dua sisi yang berlawanan, menjanjikan dan/atau justru merugikan. Indonesia dengan segala potensinya diperhadapkan pada sebuah tantangan untuk dapat bertahan dan meningkatkan posisinya di kancah perdagangan dan investasi. Namun, bagi masyarakat di Indonesia,...

Tentang Predeksi Nrgara Tercinta Tahun 2011

Kondisi Alam Kondisi alam 2011 mirip dengan kondisi alam tahun 2010. Di tahun 2010 pergerakan tanah ditekan oleh kayu sehingga pergerakan tanah akan mengalami masalah. Akibatnya banyak terjadi tanah longsor. Di negara kita sebenarnya masalah air dan banjir tidak akan selalu dominan. Kalaupun terjadi banjir itu karena hujan yang merupakan akibat dari ekosistem yang sudah kacau. Cuaca beberapa tahun terakhir memang sulit untuk diprediksi. Dimusim yang harusnya kemarau malah terjadi hujan yang terus-menerus. Atau sebaliknya disaat musim hujan malah terik matahari terus terjadi melebihi waktu yang seharusnya. Pada dasarnya, Indonesia berada di asia tenggara yang mempunyai elemen kayu sehingga diharapkan air akan cukup terkuras oleh elemen kayu ini. Tahun 2011 masih akan terjadi longsor dimana-mana dan gempa bumi sesekali masih akan mengguncang negeri ini. Namun hal tersebut tidak perlu dikuatirkan secara berlebihan. Musibah yang masih akan menghiasai 2011 adalah kebakaran yang masih akan m...

Kebijakan Indonesia dalam Merespon Hegemoni Produk Cina di Pasar Domestik, Pasca Ratifikasi ASEAN-CHINA FTA

Wednesday, February 2, 2011 Pendahuluan Tahun 2010 lalu diwarnai oleh euphoria episode yang menegangkan dalam sejarah kiprah perdagangan Indonesia. Bagaimana tidak, pasca pemerintah meratifikasi Asean-China Free Trade Area (ACFTA) yang mulai berlaku implementatif sejak awal tahun 2010 lalu, pasar domestik Indonesia mulai didera oleh kompetisi yang sangat sengit dengan Cina. Oleh karena itu, tidak mengherankan apabila kemudian ACFTA ini menimbulkan polarisasi opini publik yang pecah dalam dua kubu: pro dan kontra. Kalangan yang kontra menilai bahwa kebijakan partisipasi Indonesia dalam ACFTA ini merupakan ajang bunuh diri, karena kapabilitas pasar domestik yang masih tertinggal jauh di belakang Cina. Namun sebagian publik lain yang pro terhadap produk kebijakan ini – beragumen bahwa sebenarnya kebijakan ini merupakan langkah strategis yang harus didukung. Karena kebijakan ini mengindikasikan komitmen Kabinet Indonesia Bersatu jilid II untuk menyukseskan proses debottlenecking arus ekspo...

MENGATASI SERBUAN PRODUK IMPOR CHINA

Serbuan produk impor China tak tertahankan lagi. Setelah keikutsertaan Indonesia dalam kesepakatan perdagangan bebas ASEAN-China (ACFTA) berlaku efektif awal tahun 2010, arus masuk produk impor China terus menunjukkan peningkatan. Tercatat nilai impor sektor non migas dari China sepanjang Januari hingga Oktober 2010 mencapai US$ 15,913 miliar. Meningkat US$ 5,161 miliar atau 48% dibandingkan nilai impor periode yang sama tahun sebelumnya yang sebesar US$ 10,752 miliar (Kontan, 02 Desember 2010). Akibatnya pasar nasional banyak dibanjiri produk impor China. Celakanya, serbuan produk impor China berpotensi mengancam eksistensi produk usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) di pasaran. Seperti diketahui, produk impor China banyak memiliki keunggulan dibanding produk UMKM. Selain harganya lebih murah, produk impor China memiliki banyak varian dan model yang menarik. Dikhawatirkan masyarakat akan lebih memilih produk impor China daripada produk UMKM. Hal ini harus segera diantisipasi. Jika t...

Benarkah Pengaruh ACFTA (ASEAN-China Free Trade Agreement) Positif terhadap Retailer di Indonesia

ACFTA merupakan perjanjian perdagangan bebas antara negara Asean dengan Negara China. Perjanjian ini mulai berlaku tanggal 1 Januari 2010 dan hal ini merupakan perwujudan perjanjian perdagangan bebas enam negara Asean (Indonesia, Thailand, Malaysia, Singapura, Filipina, Brunei Darussalam, dan Cina. Sedangkan negara seperti Vietnam, Laos, dan Kamboja baru akan mengikuti CAFTA di tahun 2015. Menurut penjelasan dari sebanyak 1.516 pos tarif sektor industri akan mengalami penurunan dari 5% menjadi 0%. Dari 1.516 pos tarif, sebanyak 228 pos tarif diusulkan dimodifikasi karena industri bersangkutan belum siap bersaing. Hal ini akan berpotensi menekan daya saing produk industri lokal karena harga produk China yang lebih murah dibandingkan dengan produk lokal. Perjanjian ini menuai pro dan kontra baik di kalangan pebisnis maupun masyarakat umum. Beberapa pihak bahkan menyangsikan kesiapan Indonesia untuk turut serta dalam perjanjian ini. Pada dasarnya ACFTA memiliki sisi positif dan sisi negat...

Pengaruh ACFTA (ASEAN-China Free Trade Agreement) terhadap Retailer di Indonesia

ACFTA merupakan perjanjian perdagangan bebas antara negara Asean dengan Negara China. Perjanjian ini mulai berlaku tanggal 1 Januari 2010 dan hal ini merupakan perwujudan perjanjian perdagangan bebas enam negara Asean (Indonesia, Thailand, Malaysia, Singapura, Filipina, Brunei Darussalam, dan Cina. Sedangkan negara seperti Vietnam, Laos, dan Kamboja baru akan mengikuti CAFTA di tahun 2015. Menurut penjelasan dari Dinas Perindustrian sebanyak 1.516 pos tarif sektor industri akan mengalami penurunan dari 5% menjadi 0%. Dari 1.516 pos tarif, sebanyak 228 pos tarif diusulkan dimodifikasi karena industri bersangkutan belum siap bersaing. Hal ini akan berpotensi menekan daya saing produk industri lokal karena harga produk China yang lebih murah dibandingkan dengan produk lokal. Perjanjian ini menuai pro dan kontra baik di kalangan pebisnis maupun masyarakat umum. Beberapa pihak bahkan menyangsikan kesiapan Indonesia untuk turut serta dalam perjanjian ini. Pada dasarnya ACFTA memiliki sisi po...

INDUSTRI BAJA BUTUH BANTUAN PEMERINTAH

INDUSTRI BAJA BUTUH BANTUAN PEMERINTAH

Industri Panel Surya Lokal Dilibas Produk China

Image
Jakarta - Lagi-lagi produk lokal harus bertekuk lutut dengan produk super murah asal China. Produk panel listrik surya (tenaga matahari) buatan China makin banyak dipakai di dalam negeri karena buatan lokal jauh lebih mahal. Asosiasi Pabrikan Modul Surya Indonesia (APMSI) berharap pemerintah memberikan insentif bagi industri ini. Agar industri panel surya bisa berkembang dan bisa banyak dipakai di dalam negeri. "Selama ini masih didominasi oleh impor, mereka menang di harga, produksi, dan kapasitas (listrik) mereka yang besar. Oleh karena itu, kita butuh dukungan pemerintah untuk mendukung penggunaan produk dalam negeri," kata pendiri APMSI Albert Daniel di acara ConBuild 2011 and Renewables 2011 Indonesia di JIExpo, Kemayoran, Jakarta (13/4/2011). Ia menjelaskan, sejak taun 2006 pengadaan barang impor panel listrik surya masih didominasi oleh produk-produk China. Sementara produk panel surya lokal harus gigit jari karena tak kompetitif. Mahalnya harga produk lokal akibat ka...

INDUSTRI BAJA

INDUSTRI BAJA NASIONAL, SERIUSKAH DIBANGUN?

Image

Mobil Listrik SIM-LEI

Image
Mobil dengan bodi aneh namun sangat ringan ini memiliki kapasitas 4 penumpang dengan motor listrik di masing-masing roda. Mobil yang masih prototipe itu merupakan proyek gabungan dari 34 perusahaan termasuk Mitsubishi, Isuzu dan perusahaan teknik IHI. AFP/Yoshikazu Tsuno. Salah satu masalah krusial yang dihadapi mobil listrik adalah ketahanan baterainya. Namun di Jepang, ada mobil listrik terbaru yang bisa mencapai 333 km. Mobil listrik tersebut bernama SIM-LEI.

Tentang Energi: Saatnya Bermain yang Baru

Image
Rasio elektrifikasi di Indonesia tergolong rendah. Karena itu, wajar saja jika tahun ini Perusahaan Listrik Negara (PLN) berupaya menaikkan rasio itu menjadi setidaknya 70 persen di seluruh provinsi. Maklum saja, di sejumlah provinsi di Indonesia Timur khususnya, rasio elektrifikasi masih di bawah 60 persen. Untuk mencapai target itu, PLN telah menyiapkan dana Rp 5 triliun. Yang menarik dicermati, PLN kian serius untuk memanfaatkan energi bersih terbarukan seperti panas bumi (geotermal), matahari, air, dan arus laut. Selama ini, khususnya untuk wilayah Indonesia Timur dan wilayah terpencil, PLN kebanyakan memakai bahan bakar minyak yang ongkosnya tinggi. Tentu menggembirakan ketika mengetahui bahwa perusahaan setrum negara ini menyiapkan Rp 900 miliar untuk membangun 100 pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di wilayah Indonesia Timur. Satu pulau di wilayah tersebut membutuhkan investasi sekitar Rp9 miliar. Sedangkan targetnya adalah 100 pulau. Ke-100 PLTS ini rencananya akan memasok ...

BEDA KRISIS 1997 DARI KRISIS GLOBAL

TIDAK bijaksana rasanya bila kita meyakini bahwa krisis finansial yang melanda Amerika Serikat (AS) tidak akan memengaruhi ekonomi Indonesia. Kurang rasional pula kalau kita mengabaikan begitu saja perkembangan terakhir krisis finansial di AS, yang dampaknya sudah dirasakan dampaknya di dataran Eropa. Setidaknya ada tiga alasan mengapa hal ini saya tekankan. Pertama, Indonesia menganut ekonomi terbuka. Bahkan dalam liberalisasi permodalan, Indonesia tergolong negara yang sangat liberal dibandingkan negara-negara di Asia, termasuk Jepang dan Korea Selatan, dua negara yang lebih kapitalis ketimbang Indonesia. Dengan demikian, setelah kejadian di AS, para investor asing yang menanamkan modalnya melalui surat-surat berharga di Jakarta Stock Exchange tentu akan mengambil posisi mengamankan investasinya, dengan menjual saham-saham mereka di pasar modal. Hal ini terlihat dari nilai Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang terus menurun. Ini berarti ada cash out flow cukup besar, yang bila didi...

POTRET UTANG INDONESIA

Image
Sungguh menarik pemilihan presiden tahun ini sebab selain diskursus ideologi neoliberalisme, juga muncul kontroversi posisi utang Indonesia. Pemerintah menanggapi dengan mengemukakan, posisi utang kita masih wajar dan aman. Meski stok utang bertambah, proporsinya terhadap produk domestik bruto (PDB, total nilai tambah output yang diproduksi perekonomian) terus turun dan kini sekitar 33 persen. Namun, melihat stok dan rasio utang terhadap PDB saja tak cukup untuk memotret wajah utang Indonesia secara utuh. Karena itu, perlu dipahami secara lengkap bagaimana profil utang kita agar didapatkan pemahaman yang utuh, mencakup stok, solvabilitas, dan likuiditas. STOK UTANG Selama lima tahun belakangan ini tak dapat dimungkiri, stok utang memang bertambah. Kini, posisi utang dan obligasi dari dalam dan luar negeri mencapai Rp 1.695 triliun, meningkat dari Rp 1.275 triliun pada lima tahun lalu. Dari stok utang ini, sekitar 60 persen bersumber dari dalam negeri. Bila dilihat dari komposisi berdas...

SELAMAT DAN SUKSES UNTUK RENDRA KRISNA - KETUA DEPIDAR XII SOKSI JAWA TIMUR

Hari ini, tanggal 26 oktober Bung Rendra Kresna Ketua Depidar XII SOKSI Jawa Timur dilantik sebagai Bupati Kepala Daerah Kabupaten Malang Periode 2010 - 2015 oleh Gubernur Provinsi Jawa Timur' Segenap keluarga besar SOKSI se Jawa Timur menghaturkan ucapan Selamat dan Sukses dalam menjalankan amanah rakyat, semoga kesehatan selalui menyertainya seiring rahmad dan karuniaNYA.

SUN MOON LAKE - TAIWAN

Image
Ketika setelah makan malam sepulang melakukan audit di China Steel Corporation, Mr Jerry menanyakan agenda besok apa? Dia menanyakan demikian bener adanya karena selisih waktu sehari untuk melakukan audit tidak terpakai karena ternyata tiga perusahaan seperti SYSCO, PEI dan CSC memakan waktu yang sesuai dengan direncanakan dalam audit plan. Padahal besok tidak ada jadwal, sedangkan kembali ke tanah air melalui hongkong baru hari Jumat 8 Oktober 2010. Menurut dia, Taiwan memiliki sebuah danau yang jaraknya dapat ditempuh sekitar 2 jam dengan mobil dari Kaohsiung sebut saja danau itu dikenal SUN MOON LAKE, terletak antara Kaohsiung dan Taipeh. Kalu kita kesana sekaligus kita check out dari hotel, pindah hotel ke sekitar Sun Moon Lake, menuju Bandara International Kaohsaung dari sana. Tim berunding untuk memanfaatkan waktu kosong ke SUN MOON LAKE. Berikut ini adalah cerita dalam gambar perjalanan Check out dari hotel masuk jalan bebas hambatan ( tool road ) Rest Area : Dhong San Servic...